Dahulu, raja-raja Wajo menjadikan pohon besar sebagai saksi bisu setiap pertemuan penting, tempat diskusi, mufakat, dan pengambilan keputusan untuk rakyatnya. Alhamdulillah, semangat itu kami hidupkan kembali. Di bawah rindangnya pohon akasia, yang tumbuh di Kawasan Yakkima Arung Kalola Desa Sogi. Kami berkumpul untuk merefleksikan perjalanan panjang Pemilihan 2024 sekaligus menandai detik-detik akhir masa tugas kami sebagai adhoc KPU Kabupaten Wajo.
Pohon akasia yang menjulang ini menjadi saksi pertemuan kami, menyerap setiap cerita yang terucap, dan merasakan energi kebersamaan yang hadir. Kami berbagi pengalaman, baik manis maupun pahit, serta mengakui bahwa perjalanan ini penuh dengan dinamika yang membentuk diri kami menjadi lebih kuat. Di bawah naungannya, kami mengenang kerja keras dalam memastikan setiap suara rakyat terhitung, setiap hak demokrasi terlindungi, meskipun jalan yang dilalui tidak selalu mudah.
Detik-detik akhir ini membawa keharuan tersendiri. Pohon akasia tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga simbol kebersamaan, tempat menyatukan pikiran dan hati untuk merefleksikan apa yang telah kami capai bersama. Di sini, kami menyadari bahwa meski tugas ini akan berakhir, jejak perjuangan kami akan terus terukir, seperti akar pohon ya
ng menancap kuat ke bumi.